Friday, April 19, 2013

metode pengumpulan data

metode pengumpulan data



1.      analisa perancangan sistem
2.      bab iv. metode pengumpulan data
3.      pengumpulan data
4.      metode pengumpulan data
5.      + metode wawancara.
6.      + metode daftar pertanyaan
7.      + metode pengamatan langsung
8.      + metode pengambilan sampel.
9.      pengumpulan data

pengumpulan data

4 kategori data pada suatu organisasi.
1.data tentang organisasi.
- struktur organisasi.
- sasaran dan tujuan organisasi.
- fungsi dari unit-unit dalam organisasi.
- kebijaksanaan organisasi.
2. data tentang personil/sdm.
- wewenang dan tanggung jawabnya.
- tugas dan pekerjaannya.
- hubungan antar personilnya.
- kebutuhan informasinya.
3. data tentang prosedur kerja.
- arus kerja.
- metode kerja.
- jadwal dan volume pekerjaan.
- kriteria penentuan kualitas kerja.
4. data tentang lingkungan kerja.
- pengaturan fisik (ruang kerja).
- sumber daya yang tersedia.
data terbagi atas tiga bagian berdasarkan atas sumbernya :
1.dari segi dokumen data (intern organisasi).
- struktur organisasi.
- metode dan prosedur kerja.
- formulir dan laporan.
- arus dokumen.
- petunjuk operasi sistem.
2.   dari pemakai sistem dan pimpinan/manajer.
3.   dari luar organisasi.
- organisasi lain.
supplier/vwndor (h/w dan s/w).
-          seminar dan publikasi (media massa).
-           
pengumpulan data
terdiri atas:
·         ­metode wawancara.
·         metode daftar pertanyaan.
·         metode pengamatan langsung.
·         metode pengambilan sampel.
metode wawancara
tujuan wawancara :
-          mencari fakta dan informasi.
-          menjajaki sifat dan pendapat.
-          memeriksa kebenaran informasi dan data yang telah diketahui sebelumnya.
-          memperoleh kualitatif dan kuantitatif mengenai kebijaksanaan, prosedur dan biaya.
-          untuk mendapatkan jawaban yang jujur.
langkah-langkah wawancara :
-          persiapan wawancara.
-          pelaksanaan wawancara.
-          teknik wawancara.
keuntungan metode wawancara :
1.      informasi yang diperoleh memiliki kualitas yang tinggi.
2.wawancara memberikan kesempatan kepada pewawancara untuk memotivasi orang yang diwawancarai untuk menjawab dengan bebas dan terbuka terhadap pertanyaan-pertanyaan yang diajukan.
3.memungkinkan pewawancara untuk mengembangkan pertanyaan sesuai dengan situasi yang berkembang.
4. pewawancara dapat menilai kebenaran jawaban yang diberikan dari gerak-gerik dan raut wajah orang yang diwawancarai.
5. pewawancara dapat menanyakan kegiatan khusus yang tidak selalu terjadi.
kerugian metode wawancara :
proses wawancara membutuhkan waktu yang lama, sehingga secara relatif lebih mahal bila dibandingkan dengan metode lainnya.



No comments:

Post a Comment